Pelajar Islam Indonesia disingkat
PII adalah sebuah organisasi Pelajar
Islam yang pertama setelah kemerdekaan
Republik Indonesia. Didirikan di
Kota Yogyakarta pada tanggal
4 Mei 1947. Para pendirinya adalah Joesdi Ghazali, Anton Timur Djaelani, Amien Syahri dan Ibrahim Zarkasji.
Tak lama setelah PII berdiri pada tahun, pada tahun 1947 Belanda melancarkan
agresi militer yang pertama.
Dalam agresi ini kader PII terlibat dalam revolusi fisik melalui
pembentukan Brigade PII di Ponorogo pada 6 November 1947 yang dipimpin
oleh Abdul Fattah Permana. Korps yang baru dibentuk ini ikut serta
sebaga pendamping
Jenderal Sudirman dalam perang gerilya. Secara khusus Jenderal Sudirman mengapresiasi peran PII dalam pidatonya pada peringatan
Hari Bangkit I PII tahun 1948 di Yogyakarta
"Saya ucapkan banyak-banyak terima kasih kepada anak-anakku di
PII, sebab saya tahu bahwa telah banyak korban yang telah diberikan oleh
PII kepada negara. Teruskan perjuanganmu. Hai anak-anakku Pelajar Islam
Indonesia. “Negara di dalam penuh onak dan duri, kesukaran dan
rintangan banyak kita hadapi. Negara membutuhkan pengorbanan pemuda dan
segenap bangsa Indonesia."
Kepemimpinan
Pengurus Komisariat
Pengurus Komisariat PII adalah unit terdepan pembinaan pelajar.
Pengurus Komisariat berbasis di sekolah SMP atau SMA, Mesjid, atau
Kelurahan. Pengurus Komisariat dipilih dalam Musyawarah Komisariat untuk
masa bakti 1 tahun. Personil Pengurus Komisariat berusia rata-rata
13-17 tahun.
Pengurus Daerah
Pengurus Daerah PII adalah unit Kepemimpinan satu tingkat di atas
Komisariat. Pengurus Daerah berbasis di daerah Kota atau Kabupaten
walaupun tidak tertutup kemungkinan ada 2 pengurus daerah dalam satu
kabupaten. Pengurus Daerah dipilih dalam Konferensi Daerah untuk masa
bakti 1 tahun. Personil Pengurus Daerah berusia rata-rata 13-17 tahun.
Dalam satu Pengurus Daerah biasanya ada 3 institusi yakni Badan Induk,
Koordinator Daerah Badan Otonom PII Wati serta Koordinator Daerah Badan
Otonom Brigade PII. Di Pengurus Daerah juga terdapat Korps Pemandu dan
Muallim.
Pengurus Wilayah
Pengurus Wilayah PII adalah unit Kepemimpinan satu tingkat di atas
Daerah. Pengurus Wilayah berbasis di daerah Propinsi walaupun tidak
tertutup kemungkinan ada 2 pengurus wilayah dalam satu propinsi.
Pengurus Wilayah dipilih dalam Konferensi Wilayah untuk masa bakti 2
tahun. Personil Wilayah berusia rata-rata 18-22 tahun atau sedang
menjadi mahasiswa S1. Dalam satu Pengurus Wilayah biasanya ada 3
institusi yakni Badan Induk, Koordinator Wilayah Badan Otonom PII Wati
serta Koordinator Wilayah Badan Otonom Brigade PII. Di Pengurus Wilayah
juga terdapat Korps Instruktur
Pengurus Besar
Pengurus Besar PII adalah unit Kepemimpinan tertinggi di PII.
Pengurus Wilayah dipilih dalam Muktamar Nasional untuk masa bakti 2
tahun. Personil Pengurus Besar rata-rata diisi oleh mahasiswa S1 tingkat
akhir dan Mahasiswa S2. Dalam Pengurus Besar biasanya ada 3 institusi
yakni Badan Induk, Koordinator Pusat Badan Otonom PII Wati serta
Koordinator Pusat Badan Otonom Brigade PII ditambah dengan Badan dan
Lembaga Khusus. Di Pengurus Besar terdapat Dewan Ta'dib.
0 komentar:
Posting Komentar